SOAR vs XDR: Mana yang Lebih Baik?

SOAR vs XDR! Keduanya merupakan solusi keamanan yang berfokus pada integrasi alat keamanan, otomatisasi, dan meningkatkan respons terhadap serangan.

SOAR, dengan pendekatan orkestrasi dan otomatisasi, bertujuan untuk memperkuat tim keamanan dengan mengintegrasikan alat keamanan yang berbeda, mengotomatisasi tugas-tugas rutin, dan memastikan koordinasi yang efektif dalam menangani insiden keamanan.

Di sisi lain, XDR mengambil pendekatan yang lebih luas dengan mengumpulkan, mengintegrasikan, dan menganalisis data keamanan dari berbagai sumber seperti endpoint, jaringan, cloud, dan aplikasi untuk mendeteksi ancaman yang kompleks.

Dalam artikel ini, kami akan membahas perbandingan antara SOAR dan XDR dalam beberapa aspek kunci, termasuk keandalan, efektivitas, integrasi solusi keamanan, kemampuan automasi, dan manfaat yang mereka tawarkan.

Baca juga: Reverse Brute Force Attack: Arti, Cara Kerja, Dampaknya

Berikut adalah perbandingan antara SOAR (Security Orchestration, Automation, and Response) dan XDR (Extended Detection and Response) dalam beberapa aspek:

Lingkup Fungsi

  • SOAR berfokus pada otomatisasi, orkestrasi, dan manajemen respons insiden. Ini melibatkan integrasi alat keamanan yang berbeda, otomatisasi tugas-tugas rutin, dan koordinasi tanggap insiden.
  • XDR berfokus pada deteksi dan respons terhadap ancaman dengan mengumpulkan, mengintegrasikan, dan menganalisis data keamanan dari berbagai sumber, termasuk endpoint, jaringan, cloud, dan aplikasi.

Data yang Diproses

  • SOAR mengumpulkan dan memproses data dari berbagai sumber, termasuk sistem tiket insiden, alat SIEM (Security Information and Event Management), API, dan alat keamanan lainnya.
  • XDR mengumpulkan dan memproses data dari berbagai sumber keamanan, seperti endpoint, jaringan, log aplikasi, cloud, dan alat keamanan lainnya.

Automasi dan Orkestrasi

  • SOAR secara khusus dirancang untuk mengotomatisasi dan mengkoordinasikan tugas-tugas keamanan yang berulang, membebaskan analis dari tugas rutin dan meningkatkan efisiensi operasional.
  • XDR memiliki tingkat automasi yang lebih terbatas dibandingkan SOAR. Meskipun beberapa tugas dapat diotomatisasi, fokus utamanya adalah pada analisis deteksi ancaman dan respons.

Pemantauan dan Deteksi

  • SOAR lebih fokus pada respons insiden dan manajemen kejadian daripada deteksi ancaman. Meskipun dapat mengintegrasikan alat deteksi, kemampuan analisis deteksi terpusat terbatas.
  • XDR memberikan kemampuan yang lebih kuat dalam pemantauan dan deteksi ancaman melalui analisis yang mendalam pada data keamanan.

Perlu dicatat bahwa SOAR dan XDR tidak saling menggantikan satu sama lain, tetapi mereka dapat saling melengkapi dalam upaya memperkuat pertahanan keamanan. Banyak organisasi yang memilih untuk mengimplementasikan keduanya agar dapat mengoptimalkan terhadap ancaman yang komprehensif.

Keandalan dan Efektivitas SOAR vs XDR

Dalam hal keandalan dan efektivitas, baik SOAR (Security Orchestration, Automation, and Response) maupun XDR (Extended Detection and Response) memiliki kelebihan dan tantangan tersendiri:

Keandalan

  • SOAR dapat meningkatkan keandalan operasional dengan mengotomatisasi tugas-tugas rutin dan mengimplementasikan proses yang konsisten. Hal ini membantu mengurangi risiko kesalahan manusia dan meningkatkan waktu tanggap terhadap insiden.
  • XDR, dengan pendekatan yang luas dalam pengumpulan dan analisis data keamanan, dapat memberikan visibilitas yang lebih luas terhadap ancaman. Dalam hal ini, XDR dapat meningkatkan keandalan dengan mendeteksi ancaman yang lebih banyak dan mengurangi risiko kehilangan deteksi.

Efektivitas

  • SOAR dapat meningkatkan efektivitas tim keamanan dengan mengotomatisasi tugas-tugas rutin, mempercepat waktu tanggap, dan meningkatkan efisiensi operasional. Hal ini memungkinkan analis keamanan untuk fokus pada tugas-tugas yang memerlukan pemikiran kritis.
  • XDR meningkatkan efektivitas dengan memberikan visibilitas yang lebih luas terhadap ancaman melalui pengumpulan dan analisis data dari berbagai sumber. XDR dapat mendeteksi serangan yang kompleks dan menganalisis hubungan antara serangan yang berbeda untuk memberikan konteks yang lebih baik.

Penting untuk dicatat bahwa keandalan dan efektivitas SOAR dan XDR juga bergantung pada pemilihan solusi yang tepat, implementasi yang baik, pemeliharaan yang teratur, dan pelatihan yang memadai bagi tim keamanan.

Baca juga: ICMP (Internet Control Message Protocol): Penjelasan Lengkap

Integrasi Solusi Keamanan SOAR vs XDR

SOAR (Security Orchestration, Automation, and Response) dan XDR (Extended Detection and Response) dirancang untuk mengintegrasikan solusi keamanan dalam upaya meningkatkan deteksi ancaman dan respons terhadap serangan. Namun, ada perbedaan dalam cara mereka mengintegrasikan solusi keamanan:

Integrasi Solusi Keamanan dalam SOAR

  • SOAR dirancang dengan tujuan utama untuk berfungsi sebagai penghubung antara berbagai alat dan sistem keamanan yang ada. Ini dapat mencakup SIEM (Security Information and Event Management), alat deteksi ancaman, alat analisis log, alat manajemen keamanan.
  • SOAR memanfaatkan API (Application Programming Interface) dan konektor untuk mengintegrasikan alat keamanan dengan platform SOAR. Ini memungkinkan pertukaran data dan informasi yang diperlukan untuk mengotomatisasi dan mengkoordinasikan tugas-tugas keamanan.
  • Integrasi SOAR dapat mencakup sinkronisasi data, pemantauan, pengambilan keputusan, dan pelaksanaan tindakan respons otomatis melalui alat keamanan yang terintegrasi.

Integrasi Solusi Keamanan dalam XDR

  • XDR juga melibatkan integrasi solusi keamanan, tetapi dengan pendekatan yang berbeda. XDR mengumpulkan dan menganalisis data keamanan dari berbagai sumber, termasuk endpoint, jaringan, log aplikasi, dan cloud.
  • XDR mengintegrasikan data dari berbagai sumber tersebut dalam platform XDR yang terpusat. Data tersebut dianalisis secara holistik untuk mendeteksi ancaman yang mungkin tidak terlihat jika hanya menggunakan solusi keamanan terbatas.
  • Integrasi dalam XDR lebih fokus pada pengumpulan dan analisis data keamanan secara komprehensif dari berbagai sumber.

Penting untuk dicatat bahwa baik SOAR maupun XDR sering kali membutuhkan kerja sama dengan vendor solusi keamanan yang ada untuk mengintegrasikan alat-alat keamanan yang sesuai.

Jaga Keamanan Digital Bisnis Anda dengan Heimdal Security EPDR

Deteksi Proaktif terhadap Ancaman Cyber

Heimdal Security EPDR (Endpoint Detection and Response) memberikan lapisan pertahanan tambahan dengan deteksi proaktif terhadap ancaman cyber. Dengan memantau aktivitas endpoint secara terus-menerus, perangkat lunak ini mengidentifikasi potensi serangan bahkan sebelum mereka bisa merusak sistem Anda. Dengan deteksi yang cepat dan respons yang efisien, Anda dapat menjaga bisnis Anda tetap aman dari ancaman cyber yang berkembang.

Perlindungan Terhadap Serangan Zero-Day

Ancaman zero-day merupakan ancaman yang sangat serius bagi bisnis modern. Heimdal Security EPDR mengatasi tantangan ini dengan memperbarui definisi ancaman secara real-time, sehingga Anda dilindungi dari serangan yang bahkan belum dikenal sebelumnya. Dengan perlindungan terhadap serangan zero-day, Anda dapat menjalankan bisnis Anda tanpa terganggu oleh ketidakpastian keamanan cyber.

Deteksi dan Respons Cepat terhadap Ancaman Cyber

Heimdal Security EPDR (Endpoint Detection and Response) memberikan perlindungan terdepan dengan deteksi dini dan respons cepat terhadap ancaman cyber. Dengan memantau setiap endpoint dalam jaringan Anda, EPDR secara aktif mengidentifikasi dan menanggapi serangan dengan presisi, meminimalkan dampak negatifnya terhadap bisnis Anda.

CTA ASDF Heimdal

Baca juga: Limit Login Attempts: Arti, Cara Kerja, Manfaat