Adware: Arti, Contoh, Cara Kerja, Dampaknya

Dalam era digital yang semakin maju, penggunaan internet telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Namun, di balik kenyamanan dan keuntungan yang ditawarkan oleh internet, terdapat pula ancaman yang mengintai, salah satunya adalah adware. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendalam tentang adware, mulai dari pengertian hingga langkah-langkah pencegahan yang dapat diambil untuk melindungi diri dari ancaman tersebut.

Apa itu Adware

Adware, atau advertising-supported software, adalah jenis perangkat lunak yang dirancang untuk menampilkan iklan kepada pengguna secara berlebihan dengan tujuan untuk menghasilkan pendapatan bagi pembuatnya. Hal ini sering kali disertakan dalam perangkat lunak gratis yang didistribusikan secara luas, seperti aplikasi, permainan, atau utilitas, sebagai cara untuk mendanai pengembangan dan distribusi perangkat lunak tersebut.

Baca juga: Skimming: Arti, Jenis, Cara Kerja, Cara Mencegah

Cara Kerja Adware

Cara Kerja Adware

Meskipun tujuan utama nya adalah untuk menampilkan iklan, cara kerjanya dapat bervariasi tergantung pada jenis dan kompleksitasnya. Berikut adalah cara umum bagaimana caranya bekerja:

1. Penyisipan ke dalam Perangkat Pengguna

Adware sering kali disertakan ke dalam perangkat pengguna melalui berbagai cara, termasuk:

Bundled Software

Malware yang satu ini sering kali disertakan dalam paket perangkat lunak yang lebih besar. Pengguna mungkin tidak menyadari keberadaannya saat mengunduh dan menginstal perangkat lunak utama.

Perangkat Lunak Gratis

Hal ini sering kali terdapat pada perangkat lunak gratis yang didistribusikan secara luas. Pembuat perangkat lunak menggunakan hal ini sebagai cara untuk mendanai pengembangan dan distribusi perangkat lunak tanpa membebankan biaya kepada pengguna.

Pemasangan Otomatis

Beberapa adware dapat memasang diri mereka sendiri tanpa sepengetahuan atau izin pengguna. Hal ini sering terjadi ketika pengguna mengunduh perangkat lunak dari sumber yang tidak terpercaya atau tidak resmi.

2. Pelacakan dan Profiling Pengguna

Setelah terinstal, hal ini biasanya mulai melacak aktivitas pengguna dan mengumpulkan informasi tentang preferensi, kebiasaan penelusuran, dan perilaku online mereka. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan teknologi seperti cookies atau pixel pelacakan yang tertanam di dalam browser pengguna.

3. Menampilkan Iklan yang Ditargetkan

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan tentang pengguna, hal ini kemudian menampilkan iklan yang ditargetkan secara spesifik untuk menarik perhatian mereka. Iklan ini dapat muncul dalam berbagai bentuk, termasuk pop-up, pop-under, banner, atau tautan yang terintegrasi ke dalam halaman web atau aplikasi yang digunakan pengguna.

4. Menghasilkan Pendapatan

Pembuatnya menghasilkan pendapatan dari iklan yang ditampilkan kepada pengguna. Mereka biasanya menerima pembayaran dari pemasang iklan berdasarkan jumlah tayangan iklan, jumlah klik, atau tindakan yang diambil pengguna setelah melihat iklan tersebut.

5. Memperkuat Siklus Pengguna

Hal ini sering kali dirancang untuk menciptakan siklus pengguna di mana pengguna terus-menerus terpapar iklan dan diperintahkan untuk mengklik tautan atau mengunjungi situs web tertentu. Hal ini dapat menyebabkan pengguna terjebak dalam lingkaran iklan yang berulang-ulang, meningkatkan peluang pembuat adware untuk menghasilkan pendapatan lebih lanjut.

6. Mengubah Pengaturan Browser (Browser Hijacking)

Beberapa jenisnya dapat mengubah pengaturan browser pengguna tanpa izin mereka, seperti halaman beranda, mesin pencari default, atau halaman tab baru, untuk mengarahkan pengguna ke situs web yang diinginkan oleh pembuatnya. Ini sering kali dilakukan untuk meningkatkan lalu lintas ke situs web tertentu atau untuk mempromosikan produk atau layanan tertentu.

7. Memasukkan Tautan Afiliasi

Hal ini juga dapat memasukkan tautan afiliasi ke dalam halaman web atau aplikasi yang digunakan pengguna. Ketika pengguna mengklik tautan ini dan melakukan pembelian atau tindakan tertentu, pembuatnyadapat menerima komisi sebagai imbalan atas referral tersebut.

Dampak Adware

Dampak Adware

Berikut adalah beberapa dampak utama dari adware:

1. Gangguan Pengalaman Pengguna

Salah satu dampak utama dari adware adalah gangguan yang ditimbulkannya terhadap pengalaman pengguna saat menggunakan perangkat mereka. Iklan yang muncul secara tiba-tiba dalam bentuk pop-up, pop-under, atau banner dapat mengganggu konsentrasi pengguna dan mengganggu aktivitas yang sedang dilakukan.

2. Penurunan Kinerja Sistem

Hal ini dapat membebani sumber daya sistem, seperti CPU, memori, dan bandwidth, yang mengakibatkan penurunan kinerja yang signifikan pada perangkat pengguna. Prosesnya yang berjalan di latar belakang dapat menyebabkan sistem menjadi lambat atau bahkan menjadi tidak responsif.

3. Penggunaan Data yang Tidak Terduga

Beberapa jenisnya dapat menggunakan bandwidth dan kuota data pengguna secara tidak terduga dengan menampilkan iklan yang memakan banyak data. Hal ini dapat menyebabkan biaya tambahan bagi pengguna, terutama bagi mereka yang memiliki paket data terbatas atau biaya data berlebih.

4. Gangguan Navigasi Web

Hal ini sering kali mengubah pengaturan browser pengguna tanpa izin mereka, seperti halaman beranda atau mesin pencari default. Hal ini dapat mengganggu pengalaman navigasi web pengguna dan membuatnya sulit untuk menemukan informasi yang mereka cari.

5. Risiko Keamanan

Meskipun adware sendiri jarang menjadi ancaman keamanan yang serius, mereka dapat meningkatkan risiko keamanan pengguna dengan mengarahkan mereka ke situs web berbahaya atau mengumpulkan informasi sensitif tentang mereka. Iklan yang ditampilkan olehnya juga dapat menjadi sasaran untuk serangan phishing atau instalasi malware tambahan.

6. Gangguan Privasi

Beberapa jenisnya dapat mengumpulkan informasi pribadi tentang pengguna, seperti riwayat penelusuran, data lokasi, atau informasi akun. Hal ini dapat mengancam privasi pengguna dan meningkatkan risiko pencurian identitas atau penyalahgunaan data.

7. Kecemasan Mental dan Emosional

Gangguan yang disebabkan oleh hal ini, baik itu dalam bentuk iklan yang mengganggu atau penurunan kinerja sistem, dapat menyebabkan kecemasan, stres, atau frustrasi pada pengguna. Hal ini dapat berdampak negatif pada kesejahteraan mental dan emosional mereka.

8. Pengeluaran Tambahan

Pengguna yang terkena adware mungkin perlu mengeluarkan uang tambahan untuk memperbaiki atau membersihkan sistem mereka dari adware atau malware tambahan yang mungkin terinstal bersamanya. Biaya tambahan juga dapat terjadi jika pengguna mengalami peningkatan penggunaan data atau biaya internet yang tidak terduga.

9. Gangguan pada Produktivitas

Gangguan yang disebabkan oleh malware satu ini dapat mengganggu produktivitas pengguna, baik itu dalam lingkungan kerja atau kehidupan sehari-hari. Penurunan kinerja sistem atau gangguan navigasi web dapat membuat sulit bagi pengguna untuk menyelesaikan tugas atau mencapai tujuan mereka.

10. Kerugian Reputasi

Bagi perusahaan atau organisasi, hal ini dapat menyebabkan kerugian reputasi jika aplikasi atau situs web mereka terinfeksi atau terpengaruh oleh adware. Pengguna mungkin kehilangan kepercayaan pada perusahaan jika mereka merasa bahwa privasi atau keamanan mereka telah terganggu.

Baca juga: Spear Phishing adalah: Arti, Jenis, Cara Mencegah

Jenis Adware

Jenis Adware

Adware hadir dalam berbagai bentuk dan variasi, masing-masing dengan karakteristik dan tujuan tertentu. Berikut adalah beberapa jenisnya yang umum ditemui:

1. Pop-Up Adware

Ini adalah jenisnya yang paling umum, yang menampilkan jendela iklan pop-up secara tiba-tiba di layar pengguna. Pop-up adware seringkali sangat mengganggu karena iklan muncul di atas halaman web yang sedang dilihat pengguna atau bahkan di luar aplikasi yang sedang digunakan.

2. Browser Hijacker

Browser hijacker adalah adware yang mengubah pengaturan browser pengguna tanpa izin mereka. Ini dapat menyertakan mengubah halaman beranda, mesin pencari default, atau halaman tab baru browser untuk mengarahkan pengguna ke situs web yang dimiliki oleh pembuatnya.

3. Spyware

Meskipun spyware biasanya dikaitkan dengan pengumpulan informasi pengguna tanpa izin mereka, beberapa bentuk spyware juga berfungsi sebagai adware dengan menampilkan iklan yang sesuai dengan data yang dikumpulkan tentang pengguna.

4. Trojans with Adware Components

Trojan dengan komponen adware adalah adware yang disembunyikan di balik perangkat lunak yang tampaknya sah. Ini bisa berupa permainan, utilitas, atau aplikasi lain yang sebenarnya mengandung komponennya yang tidak diinginkan atau berbahaya.

5. Adware yang Ditempelkan ke Aplikasi

Adware ini disematkan ke dalam aplikasi tertentu dan diaktifkan ketika aplikasi tersebut dijalankan. Ini seringkali terjadi pada aplikasi gratis yang didistribusikan secara luas dan disertai dengan iklan yang mengganggu.

6. Adware dalam Bentuk Toolbar

Beberapa adware hadir dalam bentuk toolbar yang disematkan di browser pengguna. Toolbar ini seringkali menampilkan iklan atau tautan yang mengarahkan pengguna ke situs web yang diinginkan oleh pembuatnya.

7. Adware dalam Aplikasi Pencarian

Beberapa aplikasi pencarian yang dirancang untuk memberikan hasil pencarian yang disponsori dapat menyertakan adware yang menampilkan iklan tambahan di samping hasil pencarian alami.

8. Adware dalam Bentuk Aplikasi Pembersih atau Optimasi

Hal ini menyamar sebagai aplikasi pembersih atau optimasi yang mengklaim untuk meningkatkan kinerja sistem pengguna, tetapi sebenarnya menampilkan iklan yang mengganggu atau mengumpulkan informasi pengguna.

9. Adware dalam Bentuk Extensi Browser

Beberapanya ada dalam bentuk ekstensi atau add-on browser yang menambahkan fungsionalitas tambahan ke browser pengguna. Ekstensi ini seringkali menampilkan iklan atau mengarahkan pengguna ke situs web tertentu.

Contoh Adware

Contoh Adware

Berikut adalah beberapa contoh adware yang pernah ditemui dalam lingkungan digital:

1. Superfish

Superfish adalah contoh adware yang terkenal, yang sebelumnya disertakan dengan beberapa laptop Lenovo. Hal ini menyuntikkan iklan berdasarkan penelusuran web pengguna, bahkan jika pengguna tidak mengunjungi situs web yang berhubungan dengan iklan tersebut.

2. Conduit

Conduit adalah adware yang seringkali disertakan dengan perangkat lunak gratis dan mengubah pengaturan browser pengguna tanpa izin mereka. Ini dapat mengubah halaman beranda, mesin pencari default, atau halaman tab baru untuk mengarahkan pengguna ke situs web yang dimiliki oleh pembuat adware.

3. Babylon Toolbar

Babylon Toolbar adalah ekstensi browser yang mengklaim untuk meningkatkan pengalaman pencarian pengguna dengan menyediakan hasil pencarian yang lebih relevan. Namun, sebenarnya, ini merupakan adware yang menampilkan iklan tambahan dan mengarahkan pengguna ke situs web yang dimiliki oleh pembuat adware.

4. Genieo

Genieo adalah contoh adware yang menyamar sebagai utilitas yang membantu pengguna mengatur dan menyusun konten web. Namun, sebenarnya, Genieo mengumpulkan data pengguna dan menampilkan iklan berdasarkan preferensi dan kebiasaan penelusuran mereka.

5. Vonteera

Vonteera adalah adware yang menyusup ke dalam sistem pengguna melalui unduhan perangkat lunak yang meragukan. Setelah terinstal, Vonteera menampilkan iklan yang berlebihan dan mengubah pengaturan browser pengguna.

6. Crossrider

Crossrider adalah platform pembangunan aplikasi yang digunakan oleh pengembang untuk menciptakan aplikasi dan ekstensi browser. Namun, beberapa aplikasi dan ekstensi yang dibuat dengan Crossrider juga berfungsi sebagai adware dengan menampilkan iklan yang tidak diinginkan kepada pengguna.

7. Jollywallet

Jollywallet adalah ekstensi browser yang mengklaim untuk memberikan pengguna diskon dan penawaran spesial saat berbelanja online. Namun, sebenarnya ini adalah adware yang menampilkan iklan berlebihan dan mengarahkan pengguna ke situs web yang dimiliki oleh pembuat adware.

8. Yontoo

Yontoo adalah ekstensi browser yang menawarkan pengguna kemampuan untuk mengubah tampilan situs web dengan menambahkan lapisan grafis tambahan. Namun, sebenarnya ini adalah adware yang menampilkan iklan yang mengganggu dan mengumpulkan informasi pengguna.

9. Wajam

Wajam adalah contoh adware yang menyusup ke dalam sistem pengguna melalui perangkat lunak yang diunduh secara gratis. Hal ini menampilkan iklan yang relevan dengan hasil pencarian pengguna dan juga dapat mengubah pengaturan browser.

10. ShopperPro

ShopperPro adalah ekstensi browser yang mengklaim membantu pengguna menemukan penawaran dan diskon terbaik saat berbelanja online. Namun, sebenarnya ini adalah adware yang menampilkan iklan tambahan di halaman web yang dikunjungi pengguna.

Cara Mendeteksi Adware

Cara Mendeteksi Adware

Mendeteksi adware bisa menjadi tantangan karena adware seringkali disertakan dalam perangkat lunak atau aplikasi yang tampaknya sah. Namun, ada beberapa tanda-tanda yang dapat membantu Anda mendeteksi keberadaannya pada sistem Anda. Berikut adalah beberapa cara untuk mendeteksinya:

1. Perubahan yang Tidak Dikehendaki pada Browser

Jika Anda melihat perubahan yang tidak diinginkan pada pengaturan browser Anda, seperti perubahan halaman beranda, mesin pencari default, atau halaman tab baru, ini bisa menjadi tanda adanya adware. Hal ini sering kali mengubah pengaturan browser untuk mengarahkan pengguna ke situs web yang dimiliki oleh pembuatnya.

2. Munculnya Iklan yang Tidak Biasa

Jika Anda mulai melihat iklan yang tidak biasa atau tidak diinginkan yang muncul secara tiba-tiba di layar Anda, ini bisa menjadi tanda adanya adware. Iklan yang ditampilkan olehnya seringkali sangat mengganggu dan mengganggu pengalaman pengguna saat menggunakan perangkat mereka.

3. Penurunan Kinerja Sistem

Jika Anda mengalami penurunan kinerja sistem yang signifikan, seperti waktu respon yang lambat, penundaan dalam membuka aplikasi, atau kinerja yang tidak responsif, ini bisa menandakan adanya adware yang berjalan di latar belakang. Adware dapat membebani sumber daya sistem dan mengganggu kinerja perangkat Anda.

4. Peningkatan Penggunaan Bandwidth atau Sumber Daya

Jika Anda melihat peningkatan yang tidak biasa dalam penggunaan bandwidth atau sumber daya sistem, ini bisa menjadi tanda adanya adware. Hal ini sering kali mengonsumsi bandwidth dan sumber daya sistem untuk menampilkan iklan yang mengganggu atau melakukan kegiatan lainnya di latar belakang.

5. Perubahan dalam Perilaku Aplikasi atau Sistem

Jika aplikasi atau sistem Anda mulai berperilaku aneh, seperti keluar secara tidak terduga, mengalami kegagalan, atau mengalami masalah lainnya, ini bisa menunjukkan adanya adware. Hal ini dapat menyebabkan gangguan pada sistem Anda dan mengganggu fungsi normal aplikasi atau sistem Anda.

6. Pemindaian dengan Perangkat Lunak Keamanan

Melakukan pemindaian rutin dengan perangkat lunak keamanan yang andal adalah cara yang baik untuk mendeteksinya dan jenis malware lainnya. Perangkat lunak keamanan akan memindai sistem Anda untuk adware dan memberi tahu Anda jika ada ancaman yang terdeteksi.

7. Pengamatan Terhadap Perilaku Tidak Biasa

Jika Anda melihat perilaku atau aktivitas yang tidak biasa pada sistem Anda, seperti instalasi program yang tidak Anda kenal atau perubahan konfigurasi yang tidak Anda lakukan, ini bisa menandakan adanya adware. Tetap waspada terhadap tanda-tanda aktivitas yang mencurigakan pada sistem Anda.

8. Pemeriksaan Daftar Program yang Terinstal

Melakukan pemeriksaan terhadap daftar program yang terinstal pada sistem Anda juga dapat membantu Anda mendeteksi keberadaannya. Periksa program-program yang tidak Anda kenal atau yang terlihat mencurigakan dan coba lacak sumbernya.

Cara Mencegah Adware

Cara Mencegah Adware

Untuk mencegahnya memasuki sistem Anda, ada beberapa langkah pencegahan yang dapat Anda ambil. Berikut adalah beberapa cara untuk mencegahnya:

1. Hindari Mengunduh dari Sumber yang Tidak Dipercayai

Hindari mengunduh perangkat lunak dari sumber yang tidak dipercayai atau tidak resmi. Selalu unduh perangkat lunak dari situs web resmi atau toko aplikasi yang sah.

2. Baca dengan Teliti Persyaratan Instalasi

Saat menginstal perangkat lunak baru, baca dengan teliti persyaratan instalasi dan pilih opsi instalasi kustom jika tersedia. Pastikan untuk membaca semua opsi dan hapus centang dari opsi yang mencurigakan atau tidak diinginkan, seperti instalasi komponen tambahan atau toolbar.

3. Perbarui Perangkat Lunak dengan Teratur

Selalu perbarui perangkat lunak Anda dengan teratur, termasuk sistem operasi, program antivirus, dan aplikasi lainnya. Perbarui juga browser web Anda dan perangkat lunak lainnya untuk memastikan bahwa mereka memiliki keamanan terbaru dan patch kerentanan.

4. Gunakan Aplikasi Keamanan yang Terpercaya

Instal dan aktifkan perangkat lunak keamanan yang terpercaya, seperti antivirus, anti-malware, atau firewall, untuk melindungi sistem Anda dari ancamannya dan serangan malware lainnya. Pastikan untuk memperbarui perangkat lunak keamanan Anda dengan definisi virus terbaru.

5. Hati-hati dengan Tautan dan Lampiran Email

Waspadalah terhadap tautan dan lampiran email yang mencurigakan atau tidak dikenal. Jangan mengklik tautan atau membuka lampiran dari pengirim yang tidak Anda kenal atau yang terlihat mencurigakan, karena ini bisa menjadi cara baginya untuk memasuki sistem Anda.

6. Gunakan Pengaturan Keamanan Tinggi pada Browser Web Anda

Aktifkan pengaturan keamanan tinggi pada browser web Anda untuk melindungi diri dari adware dan serangan phishing. Ini termasuk memblokir pop-up, mengaktifkan fitur keamanan seperti Safe Browsing, dan memperbarui browser Anda dengan versi terbaru.

7. Jaga Browser dan Sistem Operasi Anda Tetap Terupdate

Selain memperbarui perangkat lunak, pastikan browser web dan sistem operasi Anda juga selalu diperbarui dengan patch keamanan terbaru. Ini membantu memastikan bahwa kerentanan yang ditemukan di browser atau sistem operasi Anda tidak dieksploitasi oleh hal ini atau malware lainnya.

8. Pertimbangkan Penggunaan Adblocker

Pertimbangkan untuk menggunakan ekstensi atau add-on browser yang disebut adblocker untuk memblokir iklan yang tidak diinginkan dan potensial berbahaya. Ini dapat membantu melindungi Anda dari adware dan mengurangi gangguan saat menjelajahi web.

9. Waspadai Perilaku Aplikasi

Periksa ulasan dan reputasi pengembang sebelum menginstal aplikasi baru. Hindari mengunduh aplikasi dari pengembang yang tidak dikenal atau memiliki reputasi buruk, karena ini bisa menjadi tanda bahwa aplikasi tersebut mengandung adware atau komponen berbahaya lainnya.

10. Perhatikan Perilaku dan Kinerja Sistem Anda

Perhatikan perilaku sistem Anda secara keseluruhan. Jika Anda mulai melihat tanda-tanda adware, seperti munculnya iklan yang tidak diinginkan atau penurunan kinerja sistem yang signifikan, segera ambil langkah-langkah untuk membersihkan sistem Anda dari adware dan melindungi diri Anda dari serangan lebih lanjut.

Kesimpulan

Adware adalah ancaman yang serius bagi keamanan dan privasi pengguna, menyebabkan gangguan, penurunan kinerja sistem, dan potensi risiko keamanan. Namun, dengan meningkatkan kesadaran tentang cara kerja, dampak, dan tanda-tanda adware, serta mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat, pengguna dapat melindungi diri mereka dari ancaman ini. Penting untuk selalu waspada saat mengunduh dan menginstal perangkat lunak baru, serta untuk menggunakan perangkat lunak keamanan yang kuat untuk melindungi sistem Anda dari adware dan serangan malware lainnya. Dengan demikian, kita dapat menjelajahi internet dengan lebih aman dan tanpa gangguan dari iklan yang tidak diinginkan atau ancaman keamanan lainnya.

Cegah Adware dengan Solusi Cyber Security dari Heimdal Security

Perlindungan Hebat terhadap Ancaman Adware

Heimdal Security adalah solusi terdepan untuk mencegah serangan adware yang mengganggu. Dengan deteksi canggih, solusi ini menyediakan perlindungan tingkat tinggi, mengidentifikasi dan memblokir adware sebelum dapat merusak integritas perangkat Anda. Lindungi pengalaman online Anda dengan perlindungan yang kuat dari Heimdal Security.

Pemindaian Cerdas untuk Navigasi Bebas Gangguan

Heimdal Security menyajikan pemindaian cerdas yang memastikan setiap sesi online Anda bebas dari gangguan adware. Dengan mengidentifikasi dan memblokir iklan berbahaya, solusi ini membantu Anda menjaga fokus tanpa gangguan yang tidak diinginkan. Navigasilah tanpa khawatir dengan perlindungan proaktif dari Heimdal.

Update Otomatis untuk Keamanan Maksimal

Keamanan yang efektif adalah keamanan yang selalu terkini. Heimdal Security memberikan pembaruan otomatis terhadap database ancaman, memastikan bahwa perangkat Anda dilindungi dari serangan adware terbaru dan paling canggih. Dengan Heimdal, Anda memiliki tameng keamanan yang selalu siap.

Baca juga: Dark Web: Arti, Isi, dan Waspada Risiko Mengaksesnya

Kania Sutisnawinata