Contoh Aset Tetap (Berwujud dan Tidak Berwujud)

Aset tetap adalah sumber daya yang digunakan dalam jangka panjang oleh suatu perusahaan. Berikut ini adalah contoh aset tetap yang bisa menjadi referensi dalam mengelola aset perusahaan Anda.

Contoh aset tetap

Aset tetap dibagi menjadi 2 berwujud dan tidak berwujud. Berikut adalah contoh aset tetap, antara lain:

Contoh Aset tetap yang berwujud (tangible assets)

Contoh Aset Tetap Berwujud

Aset tetap yang berwujud adalah aset yang memiliki fisik yang nyata dan dapat dipegang atau dirasakan. Beberapa contoh aset tetap yang berwujud (tangible assets) adalah:

1. Gedung

Gedung adalah salah satu contoh aset tetap yang berwujud (tangible asset). Gedung biasanya digunakan sebagai tempat tinggal, tempat usaha, atau tempat penyimpanan

2. Tanah

Tanah adalah salah satu contoh aset tetap yang berwujud (tangible asset). Tanah merupakan lahan yang digunakan sebagai tempat tinggal, tempat usaha, atau tempat penyimpanan.

3. Kendaraan

Kendaraan adalah salah satu contoh aset tetap yang berwujud (tangible asset). Kendaraan dapat berupa mobil, truk, atau kendaraan lain yang digunakan dalam kegiatan operasional perusahaan.

4. Peralatan kantor

Peralatan kantor adalah salah satu contoh aset tetap yang berwujud (tangible asset). Peralatan kantor merupakan barang-barang yang digunakan dalam kegiatan operasional kantor, seperti mesin fotocopy, printer, komputer, dan lain-lain.

5. Peralatan produksi

Perlengkapan adalah salah satu contoh aset tetap yang berwujud (tangible asset). Perlengkapan merupakan barang-barang yang digunakan dalam kegiatan operasional perusahaan, seperti meja, kursi, rak, dan lain-lain.

6. Perlengkapan

Perlengkapan adalah salah satu contoh aset tetap yang berwujud (tangible asset). Perlengkapan merupakan barang-barang yang digunakan dalam kegiatan operasional perusahaan, seperti meja, kursi, rak, dan lain-lain.

7. Furnitur

Furnitur adalah salah satu contoh aset tetap yang berwujud (tangible asset). Furnitur merupakan barang-barang yang digunakan dalam kegiatan operasional perusahaan, seperti lemari, rak, kursi, dan lain-lain.

8. Mesin

Mesin adalah salah satu contoh aset tetap yang berwujud (tangible asset). Mesin merupakan alat yang digunakan dalam kegiatan operasional perusahaan, seperti mesin pabrik, mesin pertanian, dan lain-lain.

9. Peralatan olahraga

Peralatan olahraga adalah salah satu contoh aset tetap yang berwujud (tangible asset). Peralatan olahraga merupakan alat-alat yang digunakan dalam kegiatan olahraga, seperti bola, racket, dan lain-lain.

10. Peralatan laboratorium

Peralatan laboratorium adalah salah satu contoh aset tetap yang berwujud (tangible asset). Peralatan laboratorium merupakan alat-alat yang digunakan dalam kegiatan penelitian atau pengukuran di laboratorium, seperti mikroskop, pipet, dan lain-lain.

Contoh Aset tetap yang tidak berwujud (intangible assets)

Contoh Aset Tetap Tidak Berwujud

Aset tetap yang tidak berwujud (intangible assets) adalah aset yang tidak memiliki fisik yang nyata dan tidak dapat dipegang atau dirasakan. Beberapa contoh aset tetap yang tidak berwujud (intangible assets) adalah:

1. Hak paten

Hak paten adalah salah satu contoh aset tetap yang tidak berwujud (intangible asset). Hal ini merupakan hak yang diberikan oleh negara kepada pemegang paten atas suatu invensi, desain, atau model yang baru dan bermanfaat untuk memperoleh keuntungan ekonomi.

Untuk hak paten memberikan kewenangan kepada pemegang paten untuk mengkomersialkan, menjual, atau menggunakan invensi, desain, atau model tersebut selama masa berlakunya hak paten.

Hak paten merupakan aset tetap yang memiliki masa manfaat yang lama, sehingga perlu dipertimbangkan dengan baik dalam perencanaan keuangan perusahaan.

2. Lisensi

Lisensi adalah salah satu contoh aset tetap yang tidak berwujud (intangible asset). Hak yang diberikan oleh pemegang hak kekayaan intelektual kepada pihak lain untuk menggunakan atau mengkomersialkan produk atau jasa yang dilindungi oleh hak kekayaan intelektual tersebut.

3. Goodwill

Goodwill adalah salah satu contoh aset tetap yang tidak berwujud (intangible asset). Nilai yang diperoleh oleh suatu perusahaan karena reputasi atau nama baik yang dimiliki oleh perusahaan tersebut. Hal ini dapat memberikan keuntungan kepada perusahaan karena dapat meningkatkan loyalitas pelanggan, meningkatkan kepercayaan pelanggan, dan meningkatkan daya saing perusahaan.

4. Merk dagang

Merk dagang merupakan tanda yang digunakan untuk menunjukkan identitas suatu produk atau jasa yang dipasarkan. Hal inidapat berupa kata, huruf, angka, simbol, atau kombinasi dari beberapa tanda tersebut.

Untuk merk dagang dapat memberikan keuntungan kepada perusahaan karena dapat meningkatkan loyalitas pelanggan, meningkatkan kepercayaan pelanggan, dan meningkatkan daya saing perusahaan.

5. Domain internet

Domain internet merupakan alamat unik yang digunakan untuk mengidentifikasi suatu website di internet. Hal ini dapat berupa kata, huruf, atau kombinasi dari beberapa tanda tersebut.

Untuk domain internet dapat memberikan keuntungan kepada perusahaan karena dapat meningkatkan visibilitas perusahaan di internet, memudahkan pelanggan untuk menemukan website perusahaan, dan meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap perusahaan.

6. Jasa profesional

Jasa profesional merupakan layanan yang diberikan oleh profesional atau spesialis dalam bidang tertentu, seperti jasa hukum, jasa akuntansi, jasa konsultasi, dan lain-lain.

Untuk jasa profesional dapat memberikan keuntungan kepada perusahaan karena dapat membantu perusahaan dalam menyelesaikan masalah atau memperoleh keuntungan dengan cara yang efisien.

7. Database

Database merupakan kumpulan data yang terorganisir dan dapat diakses secara terstruktur dengan menggunakan perangkat lunak khusus.

Hal ini dapat mempermudah kegiatan operasional perusahaan dengan menyimpan, mengelola, dan mengolah data secara efisien. Selain itu, database merupakan aset tetap yang memiliki masa manfaat yang lama, sehingga perlu dipertimbangkan dengan baik dalam perencanaan keuangan perusahaan.

8. Seni dan hiburan

Seni dan hiburan merupakan hasil karya yang diciptakan oleh seniman atau pelaku hiburan, seperti lukisan, patung, pertunjukan teater, dan lain-lain.

Selain itu, seni dan hiburan dapat memberikan keuntungan kepada perusahaan karena dapat menghibur pelanggan atau klien perusahaan, meningkatkan reputasi perusahaan, dan meningkatkan nilai jual perusahaan.

9. Kontrak

Kontrak merupakan perjanjian yang mengikat dua pihak atau lebih untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu sesuai dengan yang tertera dalam kontrak tersebut. Untuk kontrak sendiri dapat berupa kontrak jual beli, kontrak kerja, kontrak sewa, dan lain-lain.

Umumnya suatu kontrak dapat memberikan keuntungan kepada perusahaan karena dapat menjamin hak dan kewajiban perusahaan sesuai dengan yang disepakati bersama.

10. Hak cipta dan hak kekayaan intelektual lainnya

Hak cipta adalah hak yang diberikan oleh negara kepada pencipta atas karya yang dihasilkan, seperti lagu, buku, film, dan lain-lain. Untuk hak kekayaan intelektual lainnya adalah hak yang diberikan oleh negara kepada pemegang hak atas karya yang dihasilkan, seperti paten, merek dagang, dan lain-lain.

Selain itu, hak cipta dan hak kekayaan intelektual lainnya dapat memberikan keuntungan kepada perusahaan karena dapat meningkatkan visibilitas perusahaan, meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap perusahaan, dan meningkatkan nilai jual perusahaan.

Baca Juga: Penjelasan Lengkap Aset Tetap: Jenis, Fungsi dan Manfaat

Rekomendasi Software Pengelolaan Aset Tetap

Ada beberapa rekomendasi pengelolaan aset tetap yang dapat diterapkan oleh perusahaan, yaitu:

1. Membuat inventaris aset tetap

Perusahaan perlu membuat daftar aset tetap yang dimiliki beserta informasi mengenai jenis aset, jumlah, nilai, masa manfaat, dan lain-lain. Inventaris aset tetap akan memudahkan perusahaan dalam melakukan pengelolaan dan perencanaan aset tetap.

2. Menetapkan pola pemeliharaan

Perusahaan perlu menetapkan pola pemeliharaan aset tetap yang tepat, seperti rutin mengecek kondisi aset tetap, melakukan perawatan, dan melakukan perbaikan jika diperlukan. Pola pemeliharaan yang baik akan memperpanjang masa manfaat aset tetap dan meningkatkan efisiensi perusahaan.

3. Menetapkan sistem penggunaan aset tetap

Perusahaan perlu menetapkan sistem penggunaan aset tetap yang tepat, seperti membatasi penggunaan aset tetap hanya untuk keperluan perusahaan, menetapkan aturan penggunaan aset tetap, dan lain-lain.

Sistem penggunaan yang baik akan memudahkan perusahaan dalam mengelola aset tetap dan meningkatkan efisiensi perusahaan.

4. Menetapkan sistem pelaporan aset tetap

Perusahaan perlu menetapkan sistem pelaporan aset tetap yang tepat, seperti melakukan pelaporan secara berkala mengenai kondisi aset tetap, nilai aset tetap, dan lain-lain.

Sistem pelaporan yang baik akan memudahkan perusahaan dalam mengelola aset tetap dan meningkatkan transparansi perusahaan.

5. Menetapkan sistem pencatatan aset tetap

Perusahaan perlu menetapkan sistem pencatatan aset tetap yang tepat, seperti mencatat aset tetap dalam buku besar aset tetap, mencatat perubahan nilai aset tetap, dan lain-lain.

Sistem pencatatan yang baik akan memudahkan perusahaan dalam mengelola aset tetap dan meningkatkan akurasi laporan keuangan perusahaan.

Untuk melakukan semua rekomendasi diatas kamu bisa menggunakan software Manajemen Aset Tetap TAG Samurai. Software ini bisa mengelola seluruh aset tetap perusahaan dalam satu aplikasi.

Kesimpulan

Aset tetap adalah aktiva perusahaan yang memiliki manfaat ekonomis lebih dari satu periode akuntansi. Ini  dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu aset tetap yang berwujud (tangible assets) dan aset tetap yang tidak berwujud (intangible assets).

Untuk aset tetap sendiri merupakan aset yang memiliki masa manfaat yang lama, sehingga perlu dipertimbangkan dengan baik dalam perencanaan keuangan perusahaan.